Artikel Pengembangan Diri

Burnout!! ( Tips Mengelola Stress)


30 Agustus 2022 | Priska Clorinda G., S.Psi. | 7

Burnout!! ( Tips Mengelola Stress)

Pernahkah Anda melihat sebuah kendaraan dengan muatan yang berlebihan atau overload di jalanan? Mayoritas dari kita pasti pernah menyaksikan hal tersebut setidaknya satu kali ketika sedang bepergian.

Tanpa kita sadari, seringkali hidup kita pun seperti kendaraan tersebut. Kita menanggung banyak hal yang menyebabkan hidup ini ‘kelebihan muatan’ atau istilah yang sering kita dengar adalah Burnout.

 

Burnout merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi stres berat yang dipicu oleh pekerjaan. Burnout tidak boleh dibiarkan berlarut-larut dan perlu diatasi dengan tepat karena dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental.

Lalu bagaimana agar kita dapat mengatasi burnout yang mungkin seringkali terjadi dalam kehidupan keseharian kita?

 

Mari kita telusuri lebih jauh lagi. Pertama-tama tandai aktivitas atau kegiatan-kegiatan apa saja yang ada dalam kontrol diri kita (in-control) dan aktivitas atau kegiatan yang ada diluar kontrol diri kita (out-control).

Aktivitas yang ada dalam kontrol diri kita (in-control) merupakan aktivitas yang ditentukan oleh diri kita sendiri. Jadi kitalah yang menentukan kapan aktivitas atau kegiatan tersebut akan dimulai dan selesai. Sifatnya lebih fleksibel dan tidak dikejar waktu dalam penyelesaiannya.

 

Sedangkan untuk aktivitas yang ada diluar kontrol diri kita (out-control) merupakan aktivitas atau kegiatan-kegiatan yang “terberi”, kita tidak dapat mengontrolnya dan seringkali memiliki deadline waktu yang mendadak. Sifatnya lebih tidak terduga dan tidak dapat ditolak.

 

Setelah kita menandai aktivitas dan tugas apa saja yang ada dalam kontrol diri serta aktivitas apa saja yang di luar kontrol kita, maka akan relatif lebih mudah bagi kita untuk dapat mengatur jadwal dan kegiatan yang menjadi prioritas utama sesuai dengan deadline yang ada.

 

Langkah selanjutnya adalah bekerja efektif dan efisien agar pekerjaan dapat selesai dengan maksimal dengan waktu yang singkat. Perbaiki kebiasaan menunda-nunda pekerjaan yang ujungnya hanya akan membuat kita ‘kelebihan muatan’.

 

Mengapa kedua hal ini penting:

  1. Mencegah terjadinya burnout
  2. Mengurangi konflik yang terjadi. Konflik ini tidak hanya terjadi dengan orang lain tetapi juga konflik dengan diri sendiri.
  3. Meningkatkan kesehatan fisik.
  4. Meningkatkan kesehatan mental.
  5. Membawa fulfillness untuk diri sendiri.

 

Hal ini bukan sesuatu yang mustahil untuk terwujud jika diusahakan dengan maksimal. Bekerjalah dengan cerdas sehingga kesuksesan yang dicapai tidak hanya di dunia kerja tapi juga di kehidupan pribadi. Selamat mencoba.

 

Sumber:

Webinar : Menjadi Produktif dan Sehat Mental: Mengelola Stress

https://www.alodokter.com/ciri-ciri-burnout-dan-cara-mengatasinya