Artikel Pertemanan

Toxic Friendship


28 April 2022 | Talita Rotua Margaret Silitonga, S. Psi | 22

Toxic Friendship

Memiliki hubungan pertemanan merupakan  proses yang dialami oleh setiap manusia. Pertemanan adalah suatu tingkah laku yang dihasilkan dari dua orang atau lebih yang saling mendukung. Pertemanan dapat diartikan pula sebagai hubungan antara dua orang atau lebih yang memiliki unsur-unsur seperti kecenderungan untuk menginginkan apa yang terbaik bagi satu sama lain, simpati, empati, kejujuran dalam bersikap, dan saling pengertian (Kawi, 2010).

 

Teman biasanya menjadi tempat kita bercerita. Dalam pertemanan bisa jadi tidak semua orang dapat menjadi teman yang baik. Apa itu toxic friendship? Toxic friendship dapat diartikan sebagai suatu kondisi ketika hubungan pertemanan tidak memberikan pengaruh positif.

 

Beberapa hal yang mungkin dilakukan oleh teman yang toxic, antara lain :

1. Temanmu sering merendahkanmu. Dalam pertemanan mungkin saja ada teman yang merendahkan orang lain dengan penghinaan secara halus. Ada juga teman yang mungkin mengkritikmu secara berlebihan. Kritiknya tidak hanya menyakiti perasaan tetapi juga tidak memberikan solusi. Bila hal ini terjadi mungkin pertemanan yang seperti ini bukanlah pertemanan yang baik.

 

2. Hal lain yang dilakukan oleh teman yang toxic adalah playing victim. Aku tidak akan remedial kalau kamu tadi memberikanku jawabannya. Aku sudah minta tolong dari sebelum masuk kelas. Ini salah kamu!” Kita disalahkan atas apa yang terjadi pada mereka. Tentu rasanya sangat tidak adil bila hal ini kita alami. Teman yang baik tidak akan menuntut atau memaksa kita untuk melakukan hal yang tidak bisa mereka lakukan.

 

 

3. Teman yang toxic berusaha untuk merubahmu menjadi seseorang yang bukan dirimu. Teman yang baik akan memberikan semangat dan dukungan serta memahami bahwa setiap manusia memiliki kepribadian yang berbeda.

 

4. Kemudian hal lainnya yang mungkin dilakukan oleh teman yang toxic adalah tidak meminta maaf dengan tulus. Teman yang toxic mengabaikan pendapat mengenai perilaku mereka yang menyinggung atau menyakiti temannya dengan berkata “Maaf, tapi itu hanya bercanda” atau mengucapkan “maaf” dan mengabaikan perilaku mereka yang mengganggu orang lain. Permintaan maaf yang dilakukan menunjukan bahwa mereka tidak peduli bagaimana tindakan mereka mempengaruhi anda.

 

Sebelum kita menilai orang lain mari kita bersama- sama mengevaluasi diri kita sendiri “Apakah ada perilaku toxic friendship yang aku lakukan kepada teman- temanku?”

 

-A true friend is someone who will share in your happiness....

not make you feel bad about being happy –

Andrea Worth

 

Daftar Rujukan:

Toxic Friendship: Ketika Pertemanan Jadi Nggak Menyenangkan(2022, Maret Selasa). Diambil kembali dari analisa channel: https://youtu.be/KgssoEHWknI

 

Brito, J. In a toxic friendship? Here’s what to look for (and how to handle It). (2022 Maret Selasa). Healthline.