Browser Anda tidak mendukung JavaScript!

Klik di sini untuk lanjut

Artikel Pengembangan Diri

Growth Mindset Vs Fixed Mindset


25 Oktober 2021 | Kurnia Ersa Widyafalyanti Samben, S.Psi. | 36

Growth Mindset Vs Fixed Mindset

Perilaku manusia pada umum nya dipengaruhi oleh mindset (pola pikir)  tentang bagaimana ia akan bertindak dan mengambil keputusan ketika dirinya diperhadapkan oleh suatu masalah. Menurut Carol Dweck, pandangan seseorang terhadap dirinya menentukan kemampuannya. Ada dua tipe mindset, yaitu Growth Mindset dan Fixed Mindset. Berbicara tentang growth mindset dan fixed mindset kita harus memahami pengertian dari keduanya.

Growth mindset, adalah orang-orang yang memiliki keinginan untuk mengembangkan dirinya dan selalu haus dalam mencari informasi-informasi baru yang ada di sekelilingnya. Orang seperti ini adalah orang yang tidak pantang menyerah, mau bekerja lebih giat, memiliki pemikiran yang lebih terbuka sehingga mereka tidak memaksakan pendapatnya kepada orang lain, melainkan ia mampu belajar dari pendapat yang berbeda. Mereka juga tidak cepat merasa puas dengan pencapaiannya, namun tetap menghargai apa yang sudah mereka raih. Hal inilah yang membuat orang yang memiliki growth mindset mampu mengembangkan dirinya lebih baik. Cara kerja otak mereka sama seperti otot-otot yang ada pada tubuh. Ketika memiliki keinginan untuk mendapatkan otot yang lebih kuat maka harus berusaha melatih otot secara terus-menerus. Begitu pun dengan cara kerja otak, mereka percaya jika otak semakin dilatih maka akan lebih cerdas dalam mengambil keputusan dan bertindak untuk diri sendiri. Contoh orang yang memiliki growth mindset:

“Membaca buku tentang perkembangan anak dan mengikuti kelas-kelas parenting, serta konsul dengan psikolog/psikiater menambah pengetahuan saya dalam mendidik anak sehingga saya mampu menghadapi dan mengenali perilaku anak lebih baik.”

“Saya memang tidak pandai masak, masakan saya juga kurang enak, namun saya akan terus belajar melalui buku panduan dan youtube agar masakan saya dikemudian hari bisa enak seperti makanan yang ada di restoran.”

Beda halnya dengan Fixed mindset. Orang-orang yang memiliki fixed mindset cenderung tidak suka adanya perubahan, mereka tidak percaya bisa menjadi lebih baik jika mereka kerja keras dan berusaha. Mereka percaya bahwa kemampuan, kepribadian, dan kecerdasan itu diturunkan dan tidak berubah. Ketika menghadapi kegagalan mereka mudah menyerah, mereka lebih memilih untuk berhenti bahkan mereka juga bisa menyerah sebelum melakukannya. Selain itu, mereka juga sulit untuk menerima pendapat yang berbeda, mereka lebih suka bersama-sama orang yang mampu menerima pendapatnya. Selain itu, mereka juga cepat puas dengan pencapaiannya. Dari sini, kita dapat melihat bahwa orang yang memiliki fixed mindset akan menahan dirinya untuk mencoba hal-hal baru dan sulit mengembangkan dirinya menjadi lebih baik. Contoh orang yang memiliki fixed mindset:

“Percuma saya membaca buku perkembangan anak, ikut kelas-kelas parenting dan konsul dengan psikolog/psikiater. Anak saya tidak bisa berubah karena sifatnya memang seperti itu.”

“Saya tidak pandai masak, saya sudah mencoba tapi masakan saya tidak enak. Memang saya tidak ada bakat di situ, buat apa saya belajar masak.”

Nah, bagaimana dengan Anda?  Apakah Anda termasuk growth mindset atau fixed mindset?

 

References

Cara Memiliki Growth Mindset (Mindset & Mental Orang Sukses). (2021, September Rabu). Diambil kembali dari satu persen: https://www.youtube.com/watch?v=t_4iTF_px9s

Fixed Mindset & Growth Mindset - (Mindset - The New Psychology of success - Carol Dweck). (2021, September Rabu). Diambil kembali dari Korios Learning: https://www.youtube.com/watch?v=Vc1gNWkIeqs

 

 

 




Baca juga


Ikuti akun instagram kami untuk mendapatkan info-info terkini. Klik disini!